Udara di dalam rumah tidak selalu lebih bersih dari udara di luar. Asap kendaraan dari garasi, kompor, generator, rokok, dan polusi dari luar dapat masuk ke ruang keluarga. Sensor kualitas udara membantu mendeteksi bahaya yang tidak terlihat.
Karbon Monoksida: Gas Tak Kasatmata
Karbon monoksida dihasilkan oleh pembakaran tidak sempurna dari mesin kendaraan, genset, dan kompor. Gas ini tidak berwarna dan tidak berbau, tetapi dapat menyebabkan pusing, mual, hingga kematian. Detektor karbon monoksida sebaiknya dipasang di dekat garasi tertutup dan area tidur.
Detektor Asap
Detektor asap memberi peringatan dini saat terjadi kebakaran, terutama di malam hari ketika penghuni sedang tidur. Uji detektor secara berkala dan ganti baterai sesuai petunjuk produsen.
Partikel Halus PM2.5
Partikel halus dapat masuk jauh ke saluran napas dan berkaitan dengan gangguan pernapasan dan jantung. Sensor PM2.5 membantu mengetahui kapan sebaiknya menutup jendela atau menyalakan penyaring udara, terutama saat polusi luar sedang tinggi.
Pilih sensor dari produsen tepercaya karena akurasi perangkat murah bisa bervariasi.
Bila Alarm Berbunyi
Untuk alarm karbon monoksida, segera buka pintu dan jendela, matikan sumber pembakaran, keluarkan semua orang ke udara segar, dan cari pertolongan medis bila ada yang mengalami gejala. Jangan pernah menyalakan mesin kendaraan atau genset di ruang tertutup.